7 PRANATA LAB PENDIDIKAN UTU MENJADI PENGURUS FORUM KOMUNIKASI PRANATA LAB PENDIDIKAN WILAYAH ACEH
  • UTU News
  • 26. 05. 2022
  • 0
  • 588

MEULABOH, UTU - Forum Komunikasi Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Wilayah Aceh Periode 2022 – 2023 resmi dikukuhkan belum lama ini. Proses pengukuhan tersebut dilakukan.  Pada kesempatan tersebut turut serta 7 orang Pranata Laboratorium Pendidikan Universitas Teuku Umar sebagai pengurus Forum Komunikasi Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Wilayah Aceh Periode 2022 – 2023.

Ketujuh Pranata Laboratorium Tersebut adalah Azwar, SKM., MHP sebagai Wakil Ketua, Rizki Erlangga Zanur, S.Pd sebagai Sekretaris, Muhammad Yunus, SH.,MH sebagai Ketua Bidang Advokasi dan Perlindungan Hukum Keanggotaan, Jelliani, SP.,M.Si sebagai anggota Bidang Advokasi dan Perlindungan Hukum Keanggotaan, Putra Susila, SP.,M.Agr, Raidayani, SP.,M.Si, dan Suci Sunandar, S.Tp sebagai anggota Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Dalam amanatnya, Ketua Umum Forum Komunikasi Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Wilayah Aceh Zul Syukri Ali Ismail, ST.,MT mengingatkan bahwa pentingnya peran PLP sebagai pengelola laboratorium sehingga dapat menjadi pendidik yang profesional dan kompeten, serta mampu dan berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh. Dengan adanya Forum PPLPIA ini, PLP diharapkan dapat menumbuhkan inovasi baru pada setiap aktifitas di bidang pengelolaannya masing-masing.

Menurut Zulfikar, S.Pt Ketua Umum PPLPI Universitas Syiah Kuala, seiring dengan terbentuknya forum komunikasi PLPI Aceh yang diketuai oleh saudara Zul Syukri Ali Ismail ST.,MT dan beserta jajaran kepengurusannya, PLP Aceh akan lebih yakin dan bersemangat dalam mengembangkan diri secara profesional dan berkompeten, mewujudkan tujuan dan cita-cita bersama, sehingga PLP wilayah Aceh tidak terpecah belah dan berkelompok-kelompok. Secara potensi alam dan kearifan lokal wilayah Aceh, kita bisa meningkatkan kegiatan aktivitas PLP yang mengacu pada pemberian layanan pengabdian masyarakat, kegiatan pendidikan, dan melakukan penelitian sesuai dengan bidang keahlian dan profesi masing-masing, serta  bisa memberikan kontribusi yang positif terhadap kemajuan Provinsi Aceh.

Lainnya :